Malam ini...
Hanya angin malam yang memeluk raga dengan hati rapuh
Hanya angin malam yang memahami rusaknya jiwa
Hanya angin malam yang menjadi pendingin relung yang terbakar
Sungai buatan tetap mengalir di paras ini
Aliran kecil tapi deras
Saat paras tak mampu lagi membendung
Ada goresan hati setia menggantikan
Layaknya surya yang setia menyinari bumi
Layaknya bulan dan bintang yang setia menghiasi malam
Layaknya seseorang yang setia menghujani cinta
Padamu malam....
Aku menyandarkan kepalaku
Ku buang semua penat dalam gelapmu
Walau tak tau kapan hati ini pulih
Engkau pasti selalu menemaniku
Terimakasih malam...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar