Minggu, 15 April 2012

ANEH lalu IKHLAS BERAKHIR

Part I
Hidup ini sudah seharusnya berwarna-warni, naik turun, dan berlika-liku. Pernah aku alami hidup terlalu standar, sehingga aku ingin mencari tantangan.
Tapi di dalam proses menghadapi tantangan itu, aku menemukan sosok yang dulunya sedikit aku benci. Bahkan ku rasa bukan hanya aku saja, tapi juga kebanyakan orang di sekitarku. Beruntungnya aku bukan orang yang suka menanam rasa benci dalam diri. Jadi aku selalu mempertahankan untuk tidak terlalu mempedulikan keburukan maupun opini orang tentang dia.
Sungguh aneh tapi nyata, proses menghadapi tantangan itu membawa kami untuk saling dekat sampai suatu malam sebuah kecupan mendarat di kening ini. Saat itu sekaligus menjadi malam yang aneh bagiku dan sikap yang aneh pula darinya keesokan harinya. Sikap yang aneh darinya dan perasaan yang aneh ku rasa.
(to be continued)




 

Part II 
Sebuah perpisahan muncul karena sebuah pertemuan. Akhir pun ada setelah ada awal yang entah itu menyenangkan atau tidak. Proses hidup ini pun tak hanya seperti roda yang berputar, akan tetapi juga seperti punuk unta yang mempunyai lembah dan bukit atau kadang naik dan kadang turun. Lalu apa yang aku rasakan sekarang adalah saat-saat berada di kaki bukit yang menuju lembah, meskipun tak sampai jurang. hehehe. Perasaan yang aneh itu mungkin hanya sesaat, karena entah mengapa aku merasa semuanya terasa biasa sekarang. Entah karena tingkat keyakinan yang sangat minim atau memang karena keadaannya berbeda. Apapun itu, yang jelas aku bisa merasakan IKHLAS sekarang. IKHLAS itu indah kawan. ^^



it's like a Fiction Story, isn't it? =)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar